8 Jenis Material Kayu yang sering dipakai untuk bangunan

8 Jenis Material Kayu yang sering dipakai untuk bangunan

Lagi berencana membangun rumah? Pastikan kamu memilih bahan bangunan dengan cermat, ya! Salah satu yang harus diperhatikan dalam memilih bahan bangun adalah menyortir berbagai opsi material kayu untuk kelengkapan bangunan. Dalam membangun rumah, memang sulit untuk menghilangkan material kayu yang sudah dari dulu dikenal sebagai material kontruksi. Bukan hanya untuk rangka rumah, nyatanya material kayu menjadi bahan penting untuk pembuatan bingkai jendela dan pintu, kusen, dan bagian lainnya.

Kamu pasti berharap rumahmu kokoh dan tidak mudah rusak, bukan? Karena itulah, material kayu yang kamu pilih juga harus kuat. Ada beberapa jenis material kayu yang sudah sahabat sinar siapkan di bawah ini yang bisa dipertimbangkan karena memiliki ketahanan yang baik dan juga awet!

1. Material Kayu Jati

Ini dia primadona material kayu dari dulu. Tidak hanya kuat, kayu jatu juga menjadi favorit untuk pembangunan rumah dari zaman dahulu karena jenis material kayu ini tahan terhadap rayap maupun jamur kayu jati juga sangat terkenal akan keindahan, kekuatan dan kestabilannya. Kayu ini menjadi pilihan utama yang dijadikan material bangunan. Kayu jati tahan terhadap jamur, rayap, dan serangga lain sehingga sangat dicari dan berharga mahal. Dengan keunggulannya tersebut, kayu ini bisa sangat awet karena tidak mudah lapuk atau berlubang. Sifat kayu jati juga stabil sehingga kamu nggak akan menemui masalah penyusutan atau pemuaian kayu karena faktor cuaca yang terlalu panas atau sangat dingin.  

2. Kayu Merbau

Tekstur kayu merbau yang cukup keras dan stabil menjadikan kayu merbau sebagai alternatif  pengganti kayu jati. Kayu ini sangat cocok dijadikan penyangga dan tiang atap rumah. Kayu ini juga tergolong mahal karena nyaris tidak memiliki kelemahan. Kayu merbau biasanya di finishing dengan melamin warna gelap.

3. Material Kayu Kamper

Selain kayu jati, kayu kamper harus masuk ke pertimbanganmu dalam membangun rumah. Kayu ini memiliki aroma khas sehingga dinamai kayu kamper. Kelebihan kayu ini adalah kuat terhadap serangga seperti rayap dan lebih ringan dibandingkan kayu jati. Harganya juga relatif lebih terjangkau dengan serat kayu yang halus dan indah. Namun, kayu kamper memiliki bobot yang lebih ringan sehingga lebih cocok untuk dijadikan sebagai bahan untuk membuat pintu, jendela, ataupun bingkainya. Selain ringan dan tahan serangga, material kayu kamper juga relatif murah sehingga bisa menghemat isi dompet.

4. Material Kayu Meranti

Kayu meranti merah terbagi menjadi meranti merah tua dan muda. Keduanya sama-sama bagus untuk dijadikan sebagai material bangunan. Kayu ini cukup peka terhadap cuaca sehingga kurang bagus digunakan untuk eksterior atau luar ruangan. Bisa dibilang material kayu ini merupakan salah satu yang terbaik di kelasnya. Awet, kuat, dan punya struktur yang keras, kayu meranti cocok dijadikan bahan dasar untuk berbagai keperluan pembangunan rumah. Mau dijadikan bahan dasar untuk rangka atap, bisa. Mau diolah untuk material pembuatan kusen pintu atau jendela juga tidak masalah.

5. Material Kayu Gaharu

Kamu harus menyiapkan dana lebih jika memilih material kayu yang satu ini untuk membangun rumah. Karena Kayu Gaharu ini memiliki harga yang relatif lebih mahal. Namun, kamu tidak akan kecewa dengan material kayu ini karena gaharu sangat kokoh dan tidak mudah lapuk. Dari sisi tampilan, kayu asal Kalimantan ini memiliki warna kehitaman. Dengan demikian, selain cocok untuk material bangunan, kayu gaharu juga bisa dijadikan bahan dasar untuk pembuatan beragam perabot rumah tangga.

6. Material Kayu Bengkirai/ Bangkirai

Kayu bingkarai termasuk dalam golongan kayu yang cukuo kuat dan awet. Ini adalah jenis material kayu yang bisa kamu pilih untuk beragam konstruksi berat. Kayu bengkirai adalah jenis kayu yang kuat dan tahan cuaca sehungga cocok digunakan pada area ekstrior. Kayu bengkirai bahkan hampir sama dengan kayu jati. Untuk pembuatan bangunan atas rumah, decking rumah, ataupun gedung, material kayu ini adalah pilihan yang tepat!

7. Material Kayu Kelapa

Kayu kelapa adalah material kayu yang relatif mudah dibuat menjadi balok-balok. Karena alasan inilah, material kayu ini sering dijadikan pilihan untuk pembuatan tiang penyangga atap rumah. Namun, tidak semua kayu dari pohon kelapa cocok dijadikan bahan dasar konstruksi rumah. Hanya kayu kelapa yang sudah berumur di atas 60 tahun  keatas yang dinilai layak menjadi bahan bangunan dan sudah tidak menghasilkan lagi.

8. Material Kayu Sonokeling

Mau menghadirkan kesan mewah di rumahmu? Cobalah membuat kusen pintu dan jendela dari material kayu sonokeling. Material kayu yang satu ini memiliki corak gelap dengan balur kehitaman yang memberi kesan eksotis dan mewah. Soal kekuatan dan keawetannya, kayu yang sering dibilang rosewood-nya Indonesia ini juga tidak perlu kamu ragukan. Pemilihan material kayu yang tepat bisa membuat bangunanmu lebih kokoh dan berkelas. Jika bangunan sudah jadi, jangan ragu menjadikan kayu sebagai bahan dasar berbagai furnitur di hunianmu.

Tinggalkan Balasan